ini (bukan) apa-apa….

 

They say ‘comforting zone will kill you’. Sudah hampir 4 tahun, saya menjadi bagian dalam  zona itu. Zona yang kata orang akan ‘membunuhmu’ perlahan, pelan lalu menyulap kamu jadi  zombie bernyawa. Berangkat pagi pulang malam. Weekend pun ikut disantap juga. Pernah ada yang bilang idealnya, seseorang lebih baik kuliah dulu lanjut ke perguruan tinggi kemudian lalu masuk ke dunia kerja. Tidak dengan saya. Tadinya saya hampir ikut dimakan pemikiran yang katanya ‘ideal’ itu. Tapi kenyataan berbicara berbeda. Semesta menyukai saya untuk mendewasakan diri dalam status karyawati setelah itu membungsukan saya dalam status mahasiswi. Lanjutkan membaca “ini (bukan) apa-apa….”

Honeymoon with my brother (BOOK REVIEW)

 

Larue sayang,

Salah satu dari pemandangan pertama yang kulihat di Indonesia adalah wanita cantik berkain yang melangkah di sepanjang jlan pedesaan dengan membawa keranjang bertumpuk tinggi buah-buahan di kepalanya. Aank perempuan berjalan disampingny. Tanpa peringatan, wanita itu berputar, membungkuk, dan memukul pantat anaknya, semua dilakukannya tanpa menjatuhkan buah-buahan di kepalanya. Pemandangan itu adalah metafora yang tepat untuk menggambarkan keadaan Indonesia saat ini, indah tertata dengan serasi dan tidak ragu-ragu menggunakan kekerasan (lihatlah timor).

Bagaimana kau akan memerintah sebuah tempat yang memiliki 13.700 pulau dengan poplulasi terbesar keempat di dunia, dan persebaran rata penganut Muslim, Hindu, Budha, dan Kristen? Ditambah pula dengan nilai mata uang yang anjlok sejak krisis moneter Asia dan jawaban singkatnya adalah kau tidak akan bisa. Kau hanya bisa melakukan apa yang jamak dilakukan oleh banyak turis disini-tunggangi saja ombak legendaris itu untuk berselancar. Lanjutkan membaca “Honeymoon with my brother (BOOK REVIEW)”

Summercat . Answer Sheet (Behind the lyric)

 

I kissed you good bye at the airport. I held you so close to me. I said ’So here we are now and I can’t stop from crying Lilly’. And you said ’Hey hey hoo, you know this is the way to go. You will forget about me when I’m on that plane.
The plane took off and my love went with it. The chilly wind whipped my both cheeks hard. And the man next to me said ’Everything is gonna be alright’. I said ’Nothing is gonna be alright, but thank you anyway’. And then I saw your face in the airplane window. I waved my hands and I shouted to you.
Summer Cat – Answers Sheet (cover)

Kejadian di atas tidak perlu kalian bayangkan karena nyatanya sepotong adegan diatas tidak pernah jadi fakta. Kami terlalu kikuk untuk sekedar saling menjamah pipi dengan bibir atau saling merangkul lengan di depan umum. Seringnya kami di-endingkan dengan tangannya yang mengacak acak poni saya,atau saya menepuk pipinya, menampar sedikit, lalu nyengir kuda. Berbalas ekspresi kagetnya yang biasanya akan sengaja terus saya rewind selama boarding pass. Lanjutkan membaca “Summercat . Answer Sheet (Behind the lyric)”